Sepertidi Universitas BSI kampus Solo, menggelar kegiatan Bakti Sosial, di Panti Asuhan Rumah Lentera Kota Solo, pada Selasa (12/4/2022) silam.. Tika, pengurus panti asuhan Rumah Lentera Solo mengatakan, Lentera Solo menjadi rumah bagi 32 anak penderita HIV/AIDS. Rentang usia mereka mulai dari 4 bulan sampai tingkat SMA dan semuanya merupakan yatim piatu. BalaiBesar Wilayah Sungai Bengawan Solo menggelar Acara Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 untuk seluruh keluarga besar Kristiani Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Balai Sungai dan Perum Jasa Tirta 1 pada Jum'at (11/01/2018) malam di Gedung PJT.Perayaan Natal dibuka dengan Ibadah Natal, Penyalaan Lilin Natal, Lagu Pujian dan Renungan oleh Himpunan Warga Kristen (HWK) BBWS Bengawan Solo. FounderPasoepati Mengaji, Difa menerangkan, ini sebagai salah satu bentuk untuk merayakan hari Raya Idul Adha. Baca juga: Rayakan Idul Adha, Suporter Persis Solo Helat Bakar Sate Berjamaah & Berbagi ke Panti Asuhan "Kegiatan hari ini, kita mengadakan pestanya umat muslim, kita rayakan Idul Adha, kita bakar-bakar sate dan merayakannya bersama warga Solo," terang dia. AlamatPanti Asuhan Islam di Yogyakarta Selasa, 03 Desember 2013. Nama Dan Alamat Panti Asuhan Islam di Yogyakarta Data Panti Asuhan. P.A Muhammadiyah Putri. Alamat: Jl. Solo km. 14, Candisari Bendan, Tirtomartani, Kalasan. (0274) 787 1001. Pimpinan H. Murmadi. Jumlah anak asuh 50 santri putri; P.A Al Barokah. Alamat: Ketandan, Madurejo Padepokanpatrap Surakarta Yayasan Solo Spirit Islam . Lembaga sosial keagamaan (sudah terdaftar resmi di kementrian hukum dan HAM) yang bergerak di bidang pengembangan potensi umat melalui jalan spiritual Tag: panti asuhan. Posted on 08/06/2008. Tumakninah di Panti Asuhan Nur Hidayah Solo. tadi malam pelatihan tumakninah di PA Nur hidayah Dipanti akan ada pusat bisnis untuk menjadikan panti asuhan sebagai panti mandiri. Panti Asuhan Tertua Milik Muhammadiyah Miliki Gedung Baru | Republika Online REPUBLIKA.ID REPUBLIKACO.ID, SOLO -- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dahlan Rais meresmikan gedung baru Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah (PAKYM), di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Ahad (15/9). Gedung yang dinamai Muhammad Soedja tersebut merupakan gedung asrama baru pengganti asrama yang lama yang telah berusia 65 tahun. Susahdan Senang Mengajar Seni Musik bagi Anak Tuna Netra dan Tuna Grahita di Panti Asuhan Pelitah Kasih; Dari Hindu Menuju Islam Jawa di Tugu Yogya; Salah Asuhan (1) Nilai-nilai dan Pilihan; Agama-agama Menuntun dengan Tekun dan Santun; Memahami Nilai-Nilai Agama Hindu yang Dapat Dipelajari Ketika Mengunjungi Panti Asuhan SOLO- Ramadan membuat sejumlah komunitas tergerak untuk membantu sesama muslim, salah satunya suporter wanita Persis Solo Srikandi Pasoepati yang membagikan sembako di dua wilayah berbeda. Ya, wilayah itu ada di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo. Srikandi Pasoepati membagi puluhan paket sembako di Panti Jompo Werdha Dharma Bhakti, Pajang, Laweyan Solo dan Panti Asuhan Dansa, Cemani, Grogol an Yayasan Panti Asuhan Islam Playen : Bank BPD DIY Cabang Wonosari, No.Rekening : 015301023257530 Bank BRI Cabang Katamso, No. Rekening : 0245-01--7 dWjRd4. SIGLI - Puluhan yatim dan anak dari keluarga miskin yang selama ini ditampung di Panti Asuhan Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Kamis 30/6/2021 pekan lalu dipulangkan. Pemulangan itu dilakukan pihak pengelola seiring dengan ditutupnya panti asuhan tersebut akibat tidak ada lagi dana operasional. Kepala Panti Sosial Asuhan Anak Yatim Bambi, Ustaz Munzir, kepada Serambi, Minggu 4/7/2021 menyebutkan, yatim dan anak dari keluarga miskin yang dipulangkan ke rumah masing-masing sebanyak 75 orang. Sementara 13 orang lainnya diserahkan ke salah satu panti asuhan di Banda Aceh. "Anak-anak yang kita serahkan ke panti asuhan di Banda Aceh karena orang tua mereka tidak menerima BLT bantuan langsung tunai," ujarnya. Menurutnya, Panti Asuhan Bambi sudah beroperasi sejak tahun 60-an. Tapi, sekarang ada aturan yang mengatur kabupaten tidak boleh lagi membiayai lembaga tersebut. "Informasinya, Pemkab Pidie tidak boleh lagi membuka nomor rekening untuk panti," jelas Ustaz Munzir. Terpisah, Anggota DPRA, Khairil Syahrial ST MAP, kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, sesuai dengan Pemendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Kodefikasi, nomenklatur penempatan dana tidak dibolehkan lagi pada panti asuhan. Sehingga, kabupaten/kota tidak boleh menempatkan APBK untuk operasional untuk panti tersebut. Dengan kata lain, kabupaten/kota tak lagi diberi kewenangan untuk mengelola panti karena pos penempatan nomor rekening sudah dicabut. "Untuk itu, saya minta Pemerintah Aceh mengambil alih pengelolaan Panti Asuhan Bambi. Sangat disayangkan, anak yatim butuh orang tua asuh," tegasnya. Menurutnya, Panti Asuhan Bambi harus beraktivitas kembali untuk menampung anak yatim maupun anak dari keluarga miskin. Sebab, tambah Khairil, ada yatim piatu dan anak yang kondisi orang tuanya susah serta tidak memiliki pendidikan. "Saya sedih ketika diberitahu bahwa Panti Asuhan Bambi sudah ditutup karena tak ada lagi dana. Saya sudah sampaikan ke Pemerintah Aceh untuk mengelola panti asuhan tersebut," tutupnya. Nomor Rekening Dihapus Kadis Sosial Pidie, Muslim, yang dihubungi Serambi, kemarin, mengungkapkan, sebenarnya Pemkab Pidie keberatan dengan penutupan Panti Asuhan Bambi. Sebab, selama ini Pemkab selalu menganggarkan dana untuk panti tersebut yang antara lain digunakan untuk biaya makan, membeli baju, jajan dan kebutuhan lainnya 75 anak yatim dan miskin. "Tahun 2020, Pemkab Pidie mengalokasikan dana 750 juta rupiah. Pak Bupati tak ingin panti itu ditutup. Tapi, karena sudah dihapus nomor rekening untuk panti, otomatis kita tak bisa lagi menempatkan dan untuk kebutuhan tersebut," ungkapnya. Dikatakan, pihaknya juga sudah mengajukan proposal ke Baitul Mal Aceh untuk menyediakan bantuan kepada anak yatim dan miskin di panti tersebut. Bantuan dari Baitul Mal Aceh akan disalurkan menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Ia menambahkan, gedung asrama Panti Asuhan Bambi merupakan aset Pemkab Pidie. Sementara tanah tempat dibangun asrama panti tersebut dibeli dengan dana hibah. naz Senin, 19 September 2022 1628 WIB Eropush News, SOLO - Program Djarum Sumbangsih Sosial kali ini menyelenggarakan kegiatan 'Peningkatan Kualitas Panti Asuhan' ke Pondok Pesantren Yatim Hajjah Pattisah dan Panti Asuhan Anak Seribu Pulau yang berada di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Perbaikan sarana dan prasarana senilai Rp 250 juta ini merupakan kali kedua yang dilakukan Djarum Sumbangsih Sosial kepada dua lembaga sosial tersebut. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan pada tahun 2016 lalu dengan total biaya Rp 2,5 Miliar. Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, menuturkan perbaikan di lembaga sosial binaan Djarum Foundation tersebut tak lepas dari upaya meningkatkan kesejahteraan sosial anak asuh dengan cara memenuhi kebutuhan utama mereka baik dari pemeliharaan tempat tinggal yang layak dan juga memperhatikan faktor kesehatan serta pembentukan karakter agar para anak asuh dapat tumbuh sehat dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. “Adalah tanggung jawab kita semua untuk memastikan anak asuh dapat hidup dengan kualitas yang baik. Karena itu, Djarum Sumbangsih Sosial yang merupakan salah satu program dari Bakti Sosial Djarum Foundation aktif membantu berbagai lembaga kesejahteraan sosial yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Tengah,” ungkap Budiharto di sela seremoni di Pesantren Yatim Hajjah Patisah, Solo, akhir minggu lalu. Renovasi yang dilakukan kali ini meliputi perbaikan tempat tinggal yang layak seperti ruang tidur, dapur, ruang makan, kamar mandi, ruang bermain, pengadaan kasur, lemari, alat masak, penerangan, perbaikan drainase hingga menciptakan sirkulasi udara yang sehat agar tumbuh kembang para anak asuh semakin terjamin kualitasnya . “Kami berharap, pengurus dan anak-anak asuh dapat merawatnya dengan baik sehingga manfaat fasilitas tersebut dapat bertahan lama,” tutur Budiharto. Tak hanya merenovasi tempat tinggal, Djarum Sumbangsih Sosial juga memberikan berbagai pembekalan baik dari sisi hard skill seperti pelatihan 5 R ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin maupun pembekalan soft skill diantaranya kemah persahabatan bersama anak-anak asuh dari 18 panti asuhan binaan Djarum Foundation hingga kesempatan mendapatkan beasiswa ke sekolah binaan Djarum Foundation. Tak hanya itu, anak-anak asuh juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala setiap empat bulan. BERITA TERKAIT Simon Cowell Juri AGT 2023 Beri Golden Buzzer Putri Ariani Dikecam Penggemar untuk Diganti - Tabungan Murid di Pangandaran Hilang Mencapai Ratusan Juta, Sekolah Bilang Tak Ada Uang - Halaman 2 Diduga Tertipu Pinjol, Karyawan Minimarket Tewas Ditemukan Anak, Suami sempat Pamer Motor Kemampuan - Halaman 4 Pendapatan Argentina Setelah Lawan Timnas Indonesia & Australia, Media Lokal Sebut Standar - Halaman 4 Soal Kabar Dapat Restu dari Anak-anak Sule, Ucie Sucita Minta Doa Menikah Salah Satu Mimpiku - Halaman 2 Upaya Johnny G Plate Jadi Justice Collaborator Merupakan Sebuah Nyali dan Kejutan Besar - Halaman 2 Update Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Palestina Skor 0-0, Peluang Elite Gol Sulit - Halaman 3 Perjuangan Yolla Yuliana Perkuat Timnas Voli Putri Indonesia, Sempat Syok untuk Kejar Ketertinggalan - Halaman 3 “Pembekalan ini penting agar mereka memiliki karakter yang kuat sehingga mampu mengejar cita-cita yang didambakan. Kami berharap, berbagai kegiatan tersebut bisa menunjang pengembangan kepribadian anak asuh dan mendorong mereka menjadi generasi mandiri yang mampu meraih kesuksesan di masa mendatang,” Budiharto melanjutkan. Hasyim selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Yatim Hajjah Pattisah menuturkan bantuan renovasi yang dilakukan Djarum Sumbangsih Sosial membuat anak-anak asuh semakin nyaman belajar. “Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Djarum Sumbangsih Sosial ini anak-anak lebih nyaman belajar karena banyak juga perbaruan dari sisi fasilitas belajar. Ini wujud CSR yang sangat bermanfaat buat kami. Terima kasih telah peduli terhadap kelangsungan generasi masa depan bangsa,” ujar Hasyim. Sementara itu, Penanggungjawab Panti Asuhan Anak Seribu Pulau, Umbu Herman, menghaturkan apresiasi kepada Djarum Sumbangsih Sosial atas kiprahnya yang senantiasa memberikan bantuan kepada anak-anak asuh. Saat ini, Panti Asuhan Anak Seribu Pulau menjadi rumah bagi 21 anak dengan bentang usia 8 - 21 tahun yang datang dari Solo, Riau, Nias hingga Papua. “Kami berterimakasih kepada Djarum Sumbangsih Sosial karena hadirnya bantuan ini membuat anak-anak lebih sehat dan bahagia. Semoga semakin banyak pihak mengikuti apa yang telah dilakukan Djarum Foundation ini,” tandas Umbu Herman. Kegiatan Peningkatan Kualitas Panti Asuhan oleh Djarum Sumbangsih Sosial yang berjalan sejak 2014 ini telah bekerjasama dengan lembaga kesejahteraan sosial di Kudus 12 panti asuhan, Rembang 2 panti asuhan, Pati 2 panti asuhan dan Solo Raya 2 panti asuhan. Secara keseluruhan, 18 panti asuhan binaan Djarum Foundation tersebut menjadi rumah bagi lebih dari 900 anak asuh. Assalamualaikum… Hello all! How’s your day? How are you? I just make a little back to share a short story about Solo Berkikah to you all!. Hehehe.. Okay, here we go.. *jeeeng jeeeng jeeeeng* So, what is Solo Berkikah? ._.? Solo Berkikah Solo Bersama Kita Sedekah adalah wadah sedekah online yang ditujukan buat siapaaa aja yang mau sedekah! Tim Solo Berkikah bakalan bantu buat sumbangin sedekah kalian. Kadang kan ada tuh, yang bingung, pengen sedekah tapi kemana ya? Pengen nyumbang ke Panti Asuhan tapi aku baru bisa sedekah segini. Naah.. sedekah kalian nanti bakal di akumulasi dengan sedekah – sedekah teman yang lain, dan Insya Allah tiap 3 bulan sekali kita sumbangin bersama ke Panti Asuhan atau Masjid atau yang membutuhkan. Kalian bisa mention ke SoloBerkikah kalo ada info orang yang sakit atau membutuhkan supaya kita bisa bantu. Atau langsung sedekahin uang kalian ke rekening ini BNI Syariah 0208781975 dan kalian bisa ikut proses nyumbangnya juga loooh. Insya Allah kalo uang sedekah udah ngumpul bisa langsung disumbangin. Biasakan sedekah sedikit demi sedikit, lama-lama pahala membukit, Aamiin. Alhamdulillah, sebagian sedekah kalian lewat Solo Berkikah udah kita sumbangin buat kesembuhan saudara kita bernama Sarah 11 tahun yang sedang sakit Lupus. Lewat mas Amirul dan Griya Kupu Insya Allah sumbangan sedekah kalian bermanfaat buat Sarah. Semoga cepat sembuh, Aamiin. Sebagian lainnya juga udah di sumbangin ke Masjid dan Kotak Amal. Insya Allah apa yang udah kita sedekahin bisa jadi pemberat timbangan kebaikan kita kelak di akhirat. Aamiin Ya Robbal Alamin. Ini ada sedikit cerita tentang kunjungan Solo Berkikah ke salah satu panti Asuhan di Solo. Tepatnya di Panti Asuhan Aisyiyah. Sore itu, tepat adzan Ashar berkumandang tim Solo Berkikah sampai di Panti Asuhan Aisyiyah, Manahan, Solo. Terlihat ada beberapa anak berlari menuju ke Masjid. Mereka tinggal bersama di sebuah panti asuhan yang pastinya mereka tidak ingin. Mereka masih terlalu kecil untuk hidup sendiri dan mandiri. Mereka sangat hebat. Mereka memiliki hati yang kuat untuk tetap bisa melihat teman-teman sebayanya mengandeng tangan ayahnya ketika menyebrang jalan atau memeluk erat ibunya ketika sakit. Mereka yang kecil, hanya bisa melihat, rengekan teman sebayanya yang minta jajan ini itu, atau teman – teman sebayanya yang selalu diberi kesempatan untuk bisa bermanja – manja kepada ayah ibundanya. Mungkin mereka semua disini belum pernah merasakan hal seindah dan semanis itu. Subhanallah.. Setelah mengucapkan salam, datang seorang gadis berjilbab menyambut kami, dia tersenyum manis, ragu dan sedikit tertunduk malu. Kemudia dia mempersilakan kita masuk. Kita duduk bersama di sebuah ruangan besar dan gadis manis itu mulai membuka percakapan, “Disini tempat anak-anak biasanya berkumpul, mbak” katanya. Teman-teman terdiam, aku yakin merekabanyak menyimpan pertanyaan, hanya saja yang ada di benak tidak mampu terucap. Suasana yang sangat berbeda, ya berbeda. Aku mulai berbincang dan sedikit bertanya-tanya kepada gadis itu. Dia adalah salah satu anak asuh di Panti. Panti ini sudah berdiri cukup lama, hanya saja dia tidak tau kapan awal berdirinya. Anak asuh termuda di Panti ini kelas 3 SD. Alhamdulillah, semua anak Panti Asuhan Aisyiyah ini bersekolah. Dari SD, SMP, SMA hingga kuliah. Sebagian dari mereka mendapatkan beasiswa dan keringanan untuk biaya sekolah. Allah maha Adil dan Pemurah. Tahun kemarin Panti Asuhan ini menerima Duafa menjadi anak asuh. Tapi, mulai tahun ini hanya anak yatim / yatim piatu saja yang bisa menjadi anak asuh. Yaa.. saya tidak berani bertanya semakin jauh. Air mata hampir tak terbendung. Tak henti-hentinya gadis itu mengucap terima kasih kepada kami. Haru, sedih, sendu dan bahagia bercampur jadi satu. Tak lama kemudian kita pamit. Sungguh luar biasa, aku malu terhadap diri sendiri yang terkadang masih iri dengan apa yang dimiliki orang lain, masih sering marah, melukai dan mengecewakan hati orang tua. Sedangkan orang tua kita selalu dengan ikhlasnya memaafkan dan memaklumi kesalahan kita. Kita yang selalu menagisi hal-hal kecil yang tidak berguna, meributkan hal-hal yang kurang penting, berangan-angan untuk sesuatu yang kurang bermanfaat, bahkan terkadang kita menganggap kita adalah orang yang paling menderita di dunia padahal kita sehat, memiliki organ tubuh lengkap, dan masih diberi kesempatan untuk bernafas dan bergerak bebas. Astaghfirullah.. Pernahkah berpikir, di sisi lain ada orang yang ingin menjadi kita? Bukan menginginkan apa yang kita miliki, mobil, kekayaan, kedudukan, harta, perhiasan, Bukan! Mereka hanya ingin melihat dan merasakan senyum hangat dari seorang ayah dan ibu, suara mereka, gandengan tangan, rengkuhan, candaan dan nasehat-nasehat kecil untuk mereka. Mungkin mereka selau berdoa dalam sholatnya agar suatu saat dipertemukan dengan orang tuanya. Entah di dunia ataupun di akhirat. Sedangkan kita yang masih diberi kesempatan bertemu setiap hari deangan orang tua kita coba ingat – ingat, kapan terakhir kita mengucap terima kasih kepada mereka? Kapan terakhir kita cium tangan mereka? Kapan terakhir kita memijit pundak mereka? Dan kapan terakhir kita mencium pipi ayah ibu yang seumur hidupya berjuang demi kita? Astaghfirullah.. Semoga Allah SWT mengampuni dosa kita semua, Aamiin. Kita sangat beruntung! Kita masih diberi kesempatan utuk berbakti kepada orang tua. Jangan pernah sia-siakan, waktu tiada yang tau. Awali dengan niat baik. Mari belajar bersyukur untuk segala yang telah Allah SWT berikan kepada kita, segala macam cobaan, ujian, syukuri! Yakinlah kita pasti bisa melewati. Dengan yakin kekuatan akan muncul. Allah SWT tidak suka dengan orang yang gampang menyerah. Bismillah semoga kita bisa menjadi orang yang baik dan lebih baik setiap harinya. Berusahalah menghadirkan Allah dalam hati kita, selalu. Agar kita selalu malu untuk sombong, mengeluh dan berbuat keburukan di dunia. Tulisan ini sungguh tidak bertujuan untuk riya. Semoga pembaca mendapatkan manfaat dari apa yang sudah saya tulis. Kami dari tim Solo Berkikah sungguh sangat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman yang sudah bersedekah. Insya Allah kita jaga kerahasiaannya dan kalian mendapatkan pahala berkali-kali lipat banyaknya sesuai dengan kebaikan yang telah kalian lakukan. Suatu kebaikan itu pasti akan berbalik kepada pelakunya, sekecil apapun kebaikan itu. Artinya Allah pasti akan membalas kebaikan sekecil apapun yang kita lakukan, entah itu dibalas langsung di dunia, atau mungkin nanti di akhirat. Sesuai dengan firman Allah SWT berikut ini “Dan barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah niscaya ia akan menerima pahalanya, dan barangsiapa yang melakukan keburukan sebesar biji zarah niscaya ia akan menerima balasannya.” Qs. Az-Zalzalah 7-8 Yang benar datangnya dari Allah SWT, yang salah datangnya dari saya, mohon maaf dan Terimakasih. Wassalamualaikum