RangkumanTekanan Zat dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari Tekanan berbanding lurus dengan besar gaya dan berbanding terbalik dengan luas bidang tekan. Semakin besar dorongan (gaya) yang diberikan, semakin besar pula tekanan yang dihasilkan. Sebaliknya, semakin besar luas bidang tekan suatu benda maka semakin kecil tekanan yang dihasilkan.
Soaldan Jawaban Tekanan Zat dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari 1. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi besarnya tekanan adalah . a. Gaya tekan dan massa benda b. Gaya tekan dan gaya gravitasi c. Gaya tekan dan luas bidang tekan d. Gaya gravitasi dan luas bidang tekan 2.
LatihanSoal IPA Kelas 8 SMP/ MTs Semester 2 Bab 1 Tekanan Zat dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari- hari ===================================================================================== 1. Semakin besar gaya yang bekerja pada suatu benda maka . A. tekanannya semakin kecil B. tekanannya semakin besar C. tekanannya sama
KompetensiDasar : 3.8 Menjelaskan tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk tekanan darah, osmosis, dan kapilaritas jaringan angkut pada tumbuhan. 4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk menyelidiki tekanan zat cair pada kedalaman tertentu, gaya apung, dan kapilaritas, misalnya dalam batang tumbuhan.
KunciJawaban Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Halaman 38 39 40 41 Uji Kompetensi 7 Tekanan Zat dan Penerapannya A. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat! 1) Faktor-faktor yang memengaruhi besarnya tekanan adalah . a. gaya tekan dan massa benda b. gaya tekan dan gaya gravitasi c. luas bidang tekan dan gaya tekan d. luas bidang tekan dan gaya gravitasi
TEKANANZAT DAN PENERAPANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI PENYUSUN: PENGAJAR IPA KELAS VIII SMPN 1 CIWARINGIN 2020-2021 2. Materi yang Dipelajari 1. TEKANAN ZAT PADAT 2. TEKANAN ZAT CAIR (TEKANAN HIDROSTATIS, HUKUM ARCHIMEDES, DAN HUKUM PASCAL) 3. TEKANAN GAS 4. PENGANGKUTAN AIR DAN NUTRISI (TUMBUHAN) 5. TEKANAN DARAH (SISTEM PEREDARAN) 6.
Top9: Tekanan Hidrostatis dan Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari. Pengarang: Peringkat 163. Ringkasan: Hai Sobat, pernahkah kalian berenang atau menyelam ke laut? Jika pernah kalian pasti tahu bagaimana sulitnya berenang pada kedalaman tertentu.
Penerapantekanan zat padat dalam kehidupan sehari - hari, yaitu: Jarum dan paku yang runcing akan lebih mudah dan lebih dalam menancapnya bila dibandingkan dengan jarum dan paku yang tumpul. Hal tersebut disebabkan karena jarum dan paku yang runcing memiliki tekanan yang besar, sedangkan jarum dan paku yang tumpul memiliki tekanan yang kecil.
0KEov3. Ilustrasi Contoh Soal Tekanan Zat Padat. Foto dok. Green Chameleon zat padat yang dibahas dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ini membahas tentang bagaimana suatu benda yang diberi gaya pada setiap satuan luas benda lainnya. Tekanan zat padat bahkan juga dapat kita temukan dalam keseharian kita. Untuk memudahkan Anda mempelajari tekanan zat padat, langsung saja simak ulasan tentang pengertiandan contoh soal tekanan zat padat berikut dan Contoh Soal Tekanan Zat Padat Lengkap dengan PenerapannyaDalam kehidupan sehari-hari, kita tentu menemukan berbagai kegiatan yang menggunakan konsep tekanan zat padat yang dapat mempengaruhi gerak lainnya. Apa yang dimaksud dengan tekanan? Tekanan merupakan gaya yang diberikan terhadap suatu benda. Pembahasan tentang pengertian tekanan juga dijelaskan dalam buku berjudul Teori dan Aplikasi Fisika Dasar yang disusun oleh Maria Yuliana Kua, Claudia M M Maing, Yohana Febriana Tabun 2021 46.Dikutip dari buku tersebut bahwa tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja tiap satuan luas permukaan atau bidang tekan, tekanan timbul sebagai akibat dari gaya tekan yang bekerja pada benda per satuan luas permukaan dengan arah yang tegak lurus. Besar kecilnya tekanan yang dihasilkan suatu benda pada benda lainnya bergantung pada besarnya gaya atau dorongan yang Contoh Soal Tekanan Zat Padat. Foto dok. Annie Spratt hanya itu, luas bidang benda yang ditekan juga berpengaruh pada besar kecilnya tekanan yang dihasilkan pada suatu benda. Maka dari itu, jika gaya yang diberikan pada suatu benda semakin besar, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar, dan begitu pula sebaliknya. Konsep tekanan yang dialami pada suatu zat dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah sederet contoh penerapan konsep tekanan zat padat dalam kehidupan kita berjalan di tanah berlumpur dengan menggunakan sepatu kapak yang dibuat tajam ujungnya untuk memudahkan kita membelah sepatu salju dibuat lebih lebar untuk memudahkan kita berjalan di atas salju yang mobil khusus untuk medan berat berlumpur dibuat besar agar tidak mudah slip saat melewati medan dan paku dibuat runcing ujungnya agar lebih mudah Anda yang ingin memperdalam pemahaman tentang konsep tekanan, berikut ini adalah kumpulan contoh soal tekanan zat padat yang disajikan lengkap dengan jawabannyaIlustrasi Contoh Soal Tekanan Zat Padat. Foto dok. Antoine Dautry Sebuah benda mempunyai luas alas 0,2 m2 bertekanan 100 N/m2. Maka gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah…2. Seorang murid mendorong gerobak dengan kedua tangannya dengan gaya sebesar 90 N. Jika luas sebuah telapak tangan adalah 150 cm2, maka tekanan yang diberikan murid tersebut adalah …Kumpulan contoh soal tekanan zat padat yang disajikan beserta pemaparan mengenai konsep tekanan dapat Anda jadikan sebagai bahan pembelajaran untuk membantu Anda memahami konsep tekanan yang dipelajari dalam pelajaran IPA. Semoga bermanfaat, ya! DAP
Ilustrasi tekanan zat dan contoh penerapannya. Foto. dok. deepblue4you zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu materi yang dikaji dalam pelajaran di sekolah. Untuk memahami penjelasan mengenai tekanan zat beserta pengertian dan contohnya, mari kita simak pemaparan berikut Tekanan Zat dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hariDalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, kita menemukan berbagai pengetahuan dan juga contoh penerapan sains dalam kehidupan. Salah satunya adalah tekanan yang dialami pada zat yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Apa itu tekanan? Tekanan adalah gaya yang diberikan terhadap suatu lengkap mengenai pengertian tekanan dijelaskan dalam buku berjudul Teori dan Aplikasi Fisika Dasar yang disusun oleh Maria Yuliana Kua, Claudia M M Maing, Yohana Febriana Tabun 2021 46 yang memaparkan bahwa tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja tiap satuan luas permukaan atau bidang tekan, tekanan timbul sebagai akibat dari gaya tekan yang bekerja pada benda per satuan luas permukaan dengan arah yang tegak contoh penerapan tekanan zat. Foto. dok. Kosijerphotography kecilnya tekanan yang dihasilkan suatu benda pada benda lainnya bergantung pada besarnya gaya atau dorongan yang diberikan. Tak hanya itu, luas bidang benda yang ditekan juga berpengaruh pada besar kecilnya tekanan yang dihasilkan pada suatu benda. Dengan begitu, apabila gaya yang diberikan pada suatu benda semakin besar, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar. Begitu juga sebaliknya, semakin luas permukaan suatu benda, tekanan yang dihasilkan semakin tekanan pada suatu zat ini rupanya juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan penerapan konsep tekanan zat dapat membantu memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas hariannya. Contoh penerapan konsep tekanan zat dapat kita jumpai saat kita berjalan di tanah berlumpur dengan menggunakan sepatu boot. Dengan menggunakan sepatu boot, kita akan lebih mudah berjalan di atas lumpur dibanding menggunakan sepatu jenis lainnya. Tak hanya itu, masih banyak lagi contoh penerapan tekanan zat dalam kehidupan sehari-hari, misalnyaIlustrasi contoh penerapan tekanan zat dalam keseharian. Foto. dok. finwal kapak yang dibuat tajam ujungnya untuk memudahkan kita membelah sepatu salju dibuat lebih lebar untuk memudahkan kita berjalan di atas salju yang mobil khusus untuk medan berat berlumpur dibuat besar agar tidak mudah slip saat melewati medan dan paku dibuat runcing ujungnya agar lebih mudah kaki bebek dan angsa yang lebar dan berselaput yang memudahkan angsa atau bebek berjalan di atas lumpur dan berenang di lengkap mengenai pengertian tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dapat Anda ketahui untuk memperluas wawasan yang bermanfaat untuk Anda. DAP
Pada saat musim hujan kamu sering menjumpai jalanan yang berlumpur akibat terguyur hujan sehingga kita lebih sulit untuk melintasi jalanan tersebut. Jika kamu hendak melewati jalanan yang berlumpur. Sepatu manakah yang akan kamu gunakan, sepatu boot atau sepatu hak tinggi? Agar kamu dapat melewati jalanan berlumpur dengan mudah, sebaiknya kamu menggunakan sepatu boot. Dengan menggunakan sepatu boot kamu akan mudah melewati jalanan yang berlumpur dan tidak mudah terjebak masuk ke dalam lumpur. Mengapa hal ini dapat terjadi? Coba amati gambar sepatu boot dan sepatu hak tinggi yang terdapat pada Gambar b dan c! Apabila kita cermati, sepatu boot memiliki permukaan pijakan lebih luas dibandingkan dengan sepatu hak tinggi. Sepatu yang memiliki permukaan pijakan lebih luas tidak mudah terjebak masuk ke dalam lumpur. Fenomena tersebut juga dapat kamu amati pada angsa atau entok atau bebek dan ayam. Coba kamu perhatikan tempat hidup angsa dan ayam! Angsa dapat dengan mudah mencari makan di tempat yang berlumpur, misalnya di sawah, sedangkan ayam kesulitan untuk mencari makan di tempat tersebut. Mengapa angsa dapat memiliki kemampuan seperti itu? Coba kamu perhatikan struktur dari kaki angsa dan ayam. Angsa memiliki selaput pada kakinya, sedangkan ayam tidak memiliki. Agar kamu mengetahuinya, perhatikan Gambar Permukaan pijakan yang luas menyebabkan tekanan yang dihasilkan oleh kaki terhadap lumpur semakin kecil, sehingga angsa tidak mudah terperosok masuk ke dalam lumpur. Maha Besar Tuhan yang telah merancang struktur kaki angsa yang dilengkapi selaput sehingga angsa dapat mencari makan di tempat yang berlumpur. Masih banyak fenomena di alam terkait tekanan yang menarik untuk dipelajari. Kamu tentu ingin mengetahuinya lebih dalam bukan? Ayo kita pelajari dengan lebih semangat! Tekanan Zat Cobalah kamu mengingat kembali materi pada Bab 1 tentang Gerak Benda dan Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar! Pada pembelajaran materi tersebut, kamu sudah memahami tentang gaya bukan? Gaya adalah tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan kecepatan benda. 1. Tekanan Zat Padat Masih ingatkah kamu dengan hasil percobaan pada Aktivitas Ketika kamu mendorong uang logam di atas plastisin, berarti kamu telah memberikan gaya pada uang logam. Besarnya tekanan yang dihasilkan uang logam pada plastisin tergantung pada besarnya dorongan gaya yang kamu berikan dan luas permukaan pijakan atau luas bidang tekannya. Konsep tekanan sama dengan penyebaran gaya pada luas suatu permukaan. Sehingga, apabila gaya yang diberikan pada suatu benda F semakin besar, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar. Sebaliknya, semakin luas permukaan suatu benda, tekanan yang dihasilkan semakin kecil. Secara matematis, besaran tekanan dapat dituliskan dalam persamaan sebagai = F/A dengan p = Tekanan N/m2 yang disebut juga satuan pascal Pa F = Gaya newton A = Luas bidang m2 Setelah mengetahui bahwa besar tekanan dipengaruhi oleh besarnya gaya dan luas bidang, sekarang kamu tentunya dapat menjelaskan alasan ketika kamu berjalan di tanah berlumpur dengan menggunakan sepatu boot, kamu akan lebih mudah berjalan dan tidak mudah terjebak masuk ke dalam lumpur dibandingkan dengan menggunakan sepatu dengan pijakan yang sempit. Kamu juga dapat memahami alasan angsa lebih mudah mencari makanan di tempat yang berlumpur daripada ayam 2. Tekanan Zat Cair a. Tekanan Hidrostatis Indonesia merupakan negara yang memiliki lautan yang sangat luas. Tuhan telah menganugerahkan pesona bawah laut Indonesia yang sangat indah sehingga kita patut mensyukuri dan menjaganya. kedalaman zat cair dan massa jenis zat cair memengaruhi tekanan yang dihasilkan oleh zat cair atau disebut dengan tekanan hidrostatis. Semakin dalam zat cair, semakin besar tekanan yang dihasilkan. Semakin besar massa jenis zat cair, semakin besar pula tekanan yang dihasilkan. Pada bagian sebelumnya kamu sudah memahami bahwa tekanan merupakan besarnya gaya per satuan luas permukaan tempat gaya itu bekerja, secara matematis dirumuskan sebagai Tekanan hidrostatis ini penting untuk diperhatikan dalam merancang berbagai struktur bangunan dalam penampungan air, misalnya pembangunan bendungan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA. Selain PLTA, para arsitek kapal selam juga memperhitungkan tekanan hidrostatis air laut, sehingga kapal selam mampu menyelam ke dasar laut dengan kedalaman ratusan meter tanpa mengalami kebocoran atau kerusakan akibat tekanan hidrostatis.