Pupuk adalah material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan oleh tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Pupuk bokashi adalah pupuk yang dibuat dengan proses pengom-posan menggunakan EM4. Keuntungan dalam penggunaan EM4 adalah pupuk organik dapat dihasilkan dalam waktu yang Berikut ini langsung saja saya jelaskan tentang dosis, takaran, dan cara penggunaan pupuk organik larutan Em4 untuk cabe dan padi yang baik dan benar: 1. Dosis/Takaran dan Aturan Larutan EM4 untuk tanaman Cabai dan Padi. Dosis dan takaran larutan EM4 untuk tanaman cabe dan padi tentu saja berbeda. Target pelatihan ini adalah guru di SMPN 2 Tarumajaya, Bekasi dapat membuat kompos cair dari limbah rumah tangga dan memiliki pengetahuan terkait penggunaan EM4 (effective microorganism 4). Sebelum penggunaan pestisida sebaiknya memperhatikan cara penggunaan dan tanda bahaya yang ada pada kemasan supaya pengguna pestisida tidak mengalami gangguan kesehatan. DAFTAR PUSTAKA Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Direktorat Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian. 2012. - Buat saluran udara menggunakan selang dan masukkan ujungnya ke dalam botol - 2-3 minggu kemudian saring cairan Pupuk K - Cara Penggunaan Pupuk dengan air perbandingan 1:14 liter , semoga dapat menambah wawasan. Cara dan Bahan yang diperlukan untuk bisa membuat Pupuk Organik Padat: - Sekam Padi - Bisa sisa-sisa tanaman (akar, batang Menggunakan pestisida organik untuk me­nekan hama dan penyakit pada tanaman. Air yang digunakan untuk melarutkan EM4 adalah air tanah/sumur, jangan mengguna­kan air ledeng. Jika tersedia sebaiknya larutan EM4 ditam­bah dengan air cucian beras pertama atau air kelapa tua untuk penyemprotan. There are four treatments also of EM4 as a starter, namely: without the addition of EM4 (P1) as a control; 1 ml EM4 (P2); 3 ml EM4 (P3); and 5 ml EM4 (P4) in 50 ml of water. Dari hasil penelitian diperoleh model matematika untuk hubungan penggunaan kombinasi aktivator EM4 dan MOL untuk nilai C/N : Y= 20,47 - 3,53X1 - 1,20X2 - 3,80X12 - 0,31X22 - 0,08X1X2 Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produksi dan kualitas hasil tanaman perkebunan. Akibat serangan OPT, diperkirakan produksi menurun sekitar 30 % - 40 %. Hal tersebut menyebabkan menurunnya pendapatan petani yang berpotensi mengakibatkan kerugian petani yang besar. Selain menurunkan produksi, OPT juga menurunkan kualitas sehingga Tanaman selada ditanam di dalam polybag yang diisi tanah Ultisol seberat 4 kg, dan diberikan perlakuan pada media tanam (M), yaitu tanpa penambahan biochar (M1) atau dengan penambahan 30 g biochar sUJ9g.