Langkahpengujian Instalasi Listrik 1 Phase pada Lampu dan Saklar sebagi berikut : 1. Nyalakan MCB meteran PLN. 2. Tes menggunakan tespen pada outputnya apakah aliran listrik sudah ON / nyala. 3. Jika sudah OK, nyalakan MCB pembagi. 4. Tekan tombol pada saklar, maka lampu akan menyala, matikan tombol saklar maka lampu akan padam. Mudah bukan.
instalasilistrik, yang pada akhirnya dapat menimbulkan bahaya pada manusia seperti sengatan listrik bahkan kebakaran. Oleh karena itu, standarisasi suatu perancangan berjumlah empat kawat, yaitu kawat fasa R, fasa S, fasa T dan kawat penghantar proteksi. Kemudian kawat proteksi di hubung secara paralel ke terminal
Tembagamempunyai daya hantar listrik yang tinggi yaitu 57 /m pada suhu 20˚C Koefisien suhu α tembaga 0,004 per˚C.Karakteristik resistisivitas tembaga terhadap suhu adalah tidak linier seperti ditunjukkan pada Kuat arus listrik instalasi satu fasa. Rumus untuk menghitung kuat arus listrik adalah: b. Kuat arus listrik instalasi
Padainstalasi listrik yang menggunakan kwhmeter dari. Untuk melihat sebuah mcb itu ukuranya berapa ampere sebenarnya cukup mudah, yaitu kita tinggal melihat keterangan tertulis yang ada pada mcb tersebut, ditulisnya diawali dengan simbol c, ada yang c4, c6, c10 dan seterusnya.
Padakanal output Bargainser biasanya terdapat 3 kabel, yaitu kabel fasa, kabel netral dan kabel ground yang dihubungkan ketanah. Listrik dari PLN harus dihubungkan dengan bargainser terlebih dahulu sebelum masuk ke instalasi listrik rumah tinggal. Pada instalasi listrik adakalanya dipasang pipa yang disebut pipa fleksibel pipa ini dibuat
Adaberbagai batasan daya yang dikeluarkan oleh PLN untuk konsumsi rumah tinggal, yaitu 220 VA, 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA. maka seluruh aliran listrik dalam rumah pun terhenti. Sakelar ini biasanya dimatikan pada saat akan dilakukan perbaikan instalasi listrik dirumah.
Apabilaterjadi kebocoran pada instalasi listrik, maka hal tersebut juga akan dapat terdeteksi oleh ELCB. Yaitu kabel fasa dan juga kabel netral. 3. Kualitas. Pada saat terjadi kebocoran, MCB dapat melindungi instalasi listrik. Namun syaratnya instalasi listrik tersebut harus dilengkapi dengan pertanahan . Namun tidak demikian dengan ELCB
MenentukanUkuran kabel dan Besar Arus yang mengalir pada instalasi listrik 3 fase. Pada instalasi listrik 3 fasa, Jika beban arus yang mengalir pada masing-masing fase R,S,T memiliki nilai yang sama atau seimbang, maka besar arus yang mengalir pada kabel Netral adalah Nol. Ir = Is = It, maka In = 0
Berapakahjumlah kabel fasa yang digunakan pada instalasi listrik 1 fasa berjumlah? 1 Menjawab: rich1bon. Pengertian 1 Phase / Fasa Tunggal Tegangan 1 phasa adalah instalasi listrik yang menggunakan dua kabel penghantar yaitu 1 kabel di fungsikan phasa dan 1 kabel lagi di fungsikan sebagai netral.
LaboratoriumTeknik Elektro UAJM-Makassar 1 Modul Praktikum Instalasi Penerangan Satu Fasa Fakultas Teknik - Program Studi Teknik Elektro Universitas Atma Jaya Makassar MODUL PRAKTIKUM DASAR INSTALASI LISTRIK Penyusun Ir. Simon Patabang, MT. (LIPI), yaitu Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Peralatan yang digunakan dalam instalasi
vNj7. Bagaimana Cara Pemasangan Rangkaian Instalasi Listrik Rumah Tangga dengan Baik dan Benar?Table of Contents Show Bagaimana Cara Pemasangan Rangkaian Instalasi Listrik Rumah Tangga dengan Baik dan Benar?1. Langkah Pertama dalam Memasang Instalasi Listrik Rumah Tangga adalahMengetahui Luas dan Jumlah Ruangan pada Rumah2. Cari Tahu Besaran Daya Listrik RumahPemasangan Instalasi Listrik Satu FasaA. Cara Pemasangan Instalasi Listrik 1 Phase dihubungkan pada Lampu dan SaklarB. Cara Pemasangan Instalasi Listrik 1 Phase dihubungkan pada Stop KontakC. Cara Pemasangan Instalasi Listrik pada Perangkat MCBREJEKI INSAN MANDIRI DESAIN - PASANG - SERVICE Pengertian Listrik 1 Phase dan 3 Phase• Menghitung luas bangunan• Jumlah ruangan yang tersedia• Besar daya listrik yang dibutuhkanVideo yang berhubungan Ada beberapa hal ini harus kamu perhatikan terlebih dahulu sebelum memasang listrik rumah dengan baik dan benar berikut Langkah Pertama dalam Memasang Instalasi Listrik Rumah Tangga adalahMengetahui Luas dan Jumlah Ruangan pada RumahUntuk mengalirkan seluruh ruangan dengan listrik, dibutuhkan jumlah kabel yang cukup sebab itu, penting untuk mengukur luas bangunan dan jumlah ruangan yang ada untuk memastikan seberapa panjang kabel yang itu, kamu pun perlu mengetahui jumlah lampu, stop kontak, dan sakelar di sudut Cari Tahu Besaran Daya Listrik RumahSalah satu komponen penting dalam instalasi listrik rumah tangga adalah Miniature Circuit Breaker MCB.Komponen tersebut memiliki fungsi untuk sistem proteksi arus listrik untuk mengurangi beban berlebih fitur tersebut, kamu pun sudah bisa mencegah risiko-risiko arus pendek menentukan kebutuhan MCB tersebut, kamu pun harus mengetahui besaran daya listrik rumah dalam satuan Watt maupun Volt Ampere VA.Sebagai contoh, rata-rata rumah memiliki kapasitas daya listrik kurang lebih 2200 VA. Pemasangan Instalasi Listrik Satu FasaA. Cara Pemasangan Instalasi Listrik 1 Phase dihubungkan pada Lampu dan SaklarFungsi Lampu dalam Instalasi Listrik 1 Phase adalah sebagai sumber Saklar dalam Instalasi Listrik 1 Phase adalah untuk memutus dan menyambungkan arus listrik menuju peralatan, biasanya dihubungkan ke lampu. Sehingga kita bisa menyalakan atau mematikan terdiri dari 2 jenis, yaitu Saklar Tunggal 1 buah saklar dengan 1 buah tombol untuk menyalakan 1 buah lampu dan Saklar Seri 1 buah Saklar yang berisikan beberapa tombol untuk menyalakan / mematikan beberapa lampu secara terpisah.Cara pemasangan Lampu dan Saklar dalam Instalasi Listrik 1 Phase sebagai berikut 1. Pastikan MCB dari PLN dan MCB pembagi dalam kondisi OFF / Mati sebelum melakukan Instalasi, untuk langkah pengamanan agar tidak tersengat aliran Siapkan peralatan-peralatan seperti Tang potong, Tang Kombinasi, tespen dan obeng. Sediakan 2 buah kabel dengan warna berbeda Contoh Merah & Hitam.3. Kita akan lakukan Instalasi kabel Phase / tegangan untuk Saklar terlebih dahulu, menggunakan kabel merah sebagai tanda kabel Instalasi Phase / Sambungkan kabel merah dari meteran PLN menuju input MCB pembagi terlebih dahulu, sebagai pengaman untuk menghindari korsleting yang terjadi dalam rangkaian instalasi. Sambungkan kembali kabel berwarna merah dari output MCB pembagi menuju salah satu input terminal pada Saklar. Sambungkan kembali kabel berwarna merah dari output saklar menuju salah satu terminal lampu. Untuk Saklar Seri Jumlah terminal output sesuai dengan banyaknya tombol yang tersedia.5. Instalasi kabel untuk Phase / tegangan sudah beres, sekarang kita akan melakukan Instalasi kabel 0 / Netral. Instalasi kabel 0 / Netral kita gunakan kabel berwarna hitam. Sambungkan kabel hitam dari meteran PLN langsung menuju terminal lampu. Instalasi Listrik 1 Phase pada Lampu dan Saklar sudah Kini saatnya untuk uji coba rangkaian Instalasi yang telah kita pengujian Instalasi Listrik 1 Phase pada Lampu dan Saklar sebagi berikut 1. Nyalakan MCB meteran Tes menggunakan tespen pada outputnya apakah aliran listrik sudah ON / Jika sudah OK, nyalakan MCB Tekan tombol pada saklar, maka lampu akan menyala, matikan tombol saklar maka lampu akan padam. Mudah Cara Pemasangan Instalasi Listrik 1 Phase dihubungkan pada Stop KontakFungsi Stop Kontak dalam Instalasi Listrik 1 Phase adalah sebagai penghubung antara peralatan-peralatan listrik yang akan digunakan dengan sumber listrik yang berasal dari pemasangan Stop Kontak dalam Instalasi Listrik 1 Phase sebagai berikut 1. Selalu pastikan MCB dari PLN dan MCB pembagi dalam kondisi OFF / Mati sebelum melakukan proses Instalasi, sebagai langkah pengamanan agar tidak tersengat aliran Siapkan peralatan-peralatan seperti Tang potong, Tang Kombinasi, tespen dan obeng. Sediakan 2 buah kabel dengan warna berbeda Contoh Merah & Hitam.3. Kita akan lakukan Instalasi kabel untuk Phase / tegangan untuk Stop Kontak terlebih dahulu, menggunakan kabel merah sebagai tanda kabel Instalasi Phase / Sambungkan kabel merah dari meteran PLN menuju input MCB pembagi terlebih dahulu, sebagai pengaman untuk menghindari korsleting yang terjadi dalam rangkaian instalasi Stop Kontak. Sambungkan kembali kabel berwarna merah dari output MCB pembagi menuju salah satu input terminal pada Stop Instalasi kabel untuk Phase / tegangan Stop Kontak sudah beres, sekarang kita akan melakukan Instalasi kabel 0 / Netral. Instalasi kabel 0 / Netral untuk Stop Kontak menggunakan kabel berwarna hitam. Sambungkan kabel hitam dari meteran PLN langsung menuju terminal Stop Kontak. Instalasi Listrik 1 Phase pada Stop Kontakr sudah selesai, kini saatnya untuk uji coba rangkaian Instalasi yang telah kita pengujian Instalasi Listrik 1 Phase pada Stop Kontak sebagi berikut 1. Nyalakan MCB meteran PLN,2. Tes menggunakan tespen pada outputnya apakah aliran listrik sudah ON / Jika sudah OK, nyalakan MCB pembagi. Kemudian tes lobang Stop kontak menggunakan tespen. Jika Instalasinya benar, maka salah satu dari 2 lobang Stop Kontak teraliri listrik. Jika sudah OK, maka Stop Kontak siap digunakan untuk menyambungkan peralatan-peralatan Cara Pemasangan Instalasi Listrik pada Perangkat MCBMCB yang ada dirumah, ada yang terpasang pada KWH meter, dan biasanya ada juga yang terpasang di dalam rumah pada papan hubung bagi PHB.Mengganti MCB Utama dibawah KWH meterUntuk pekerjaan memasang/mengganti MCB utama yang letaknya dibawah KWH meter, tidak boleh kita lakukan sendiri, Pekerjaan pemasangan dan penggantian MCB utama yang terpasang di bawah KWH meter tersebut harus dilakukan oleh Teknisi dari MCB pada papan hubung bagi PHBKita bisa melakukan pemasangan atau penggantian MCB yang terpasang di dalam memasang1. Matikan sumber listrik dengan menurunkan tuas MCB Utama dibawah KWH-meter2. Pastikan tidak ada lagi arus listrik yang mengalir pada MCB tersebut, dengan menggunakan tespen3. Buka baut terminal kabel pada MCB, dan lepaskan kedua kabel yang terpasang pada MCB Lepaskan MCB dari dudukannya dengan menarik tuas penjepit yang ada di belakang Pasang dan dudukkan kembali MCB yang baru, tekan penjepitnya dan pastikan sudah terpasang dengan kuat, biasanya akan ada suara "Kliik", saat penjepit dudukan MCB sudah terpasang dengan Lalu pasang kembali kabel-kabel pada terminal MCB, pastikan terpasang pada kondisinya semula, dan kencangkan baut pengikat Pastikan baut terminal sudah benar-benar kencang, karena baut terminal kabel yang longgar dapat mengakibatkan percikan api, MCB terbakar dan resiko Setelah semuanya sudah terpasang dengan benar, maka anda dapat menyalakan kembali listrik dirumah, dengan menaikkan tuas MCB Memasang MCB Pemasangan baruSelain MCB utama yang sudah dipasang di KWH meter oleh pihak PLN, perlu juga dipasang MCB tambahan di dalam rumah yang bertujuan untukMenambah pengamanan instalasi listrik dirumahMempermudah kita dalam melakukan perbaikan, karena tidak perlu keluar rumah untuk mematikan sumber membagi instalasi listrik menjadi beberapa kelompok pada papan hubung bagi PHB, khususnya untuk ukuran rumah yang cukup luas dengan penggunaan alat instalasi listrik yang cukup pemasangan MCB pada instalasi listrik yang belum terpasang MCB, kita dapat melakukan pemasangan MCB sendiri di Box MCB• MCB• Kabel NYA atau NYM• Pipa PVCCara memasang1. Pasang Box MCB di dinding rumah dekat pintu masuk, tempatkan di lokasi yang mudah Buat jalur Pipa di dinding dari Plafon menuju Box Matikan sumber listrik dengan menurunkan tuas MCB Utama dibawah KWH-meter.4. Pastikan tidak ada lagi arus listrik yang mengalir pada kabel-kabel instalasi listrik dengan menggunakan Pasang Kabel dari keluaran Output MCB utama menuju terminal kabel masukan Input MCB didalam rumah pembagi yang akan Pasang dan dudukkan MCB pada Box MCB, dan pastikan terjepit pada rel dengan Kemudian pasang Kabel dari Keluaran Output MCB pembagi di dalam rumah menuju instalasi listrik Pastikan kabel-kabel tersebut terpasang dengan benar dan terikat pada baut terminal MCB dengan Tutup Box MCB. REJEKI INSAN MANDIRI DESAIN - PASANG - SERVICE BerandaINSTALASI LISTRIKPANEL LISTRIKAUTOMATION SISTEMMESIN WEB / SHEETLOUNDRY SISTEMAbout Services Clients ContactINSTALASI LISTRIK - PANEL LISTRIK - AUTOMATION SISTEM - GENSET - MESIN WEB & SHEET - LOUNDRY SISTEM. Home Instalasi Listrik Instalasi Listrik 1 Phase INSTALASI LISTRIK 1 PHASE DEFINISI, FUNGSI & CARA PEMASANGAN Pengertian Listrik 1 Phase dan 3 PhaseOleh Muhammad Arief Kategori Listrik Dibaca 231404 Tanggal 12-10-2018Sering kali kita mendengar tentang listrik 1 phase dan 3 phase disetiap mata pelajaran teknik kelistrik maupun disetiap mata pelajaran kuliah di jurusan yang beranggapan dan juga mempunyai pemahan sendiri tentang apa sih maksudnya 1 phase dan 3 phase. Namun dari penjelasan mereka kita tidak bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dan dimengerti untuk itu saya akan menjelaskan kepada Anda untuk memahami apa sih yang sebenarnya pengertian dari listrik 1 phase dan 3 1 Phase adalah jaringan listrik yang hanya menggunakan 2 kawat penghantar yang kesatu sebagai kawat phase L dan yang kedua sebagai kawat neutral N. Umumnya listrik 1 phase bertegangan 220-240 volt yang digunakan banyak listrik 1 phase digunakan untuk listrik perumahan, namun listrik PLN di jalanan itu memiliki 3 phase, tetapi yang masuk ke rumah kita hanya 1 phase karena kita tidak memerlukan daya besar dan untuk peralatan dirumah kita hanya menggunakan listik 1 phase dengan 220-240 yang ke rumah kita adalah Phase R, tetangga kita mungkin Phase S, dan tetangga yang lain Phase 3 Phase adalah jaringan listrik yang menggunakan tiga kawat Phase R,S,T dan satu kawat neutral N atau sering dibilang kawat ground. Menurut istilah Listrik 3 Phase terdiri dari 3 kabel bertegangan listrik dan 1 kabel neutral. Umumnya listrik 3 Phase bertegangan 380 volt yang banyak digunakan Industri atau 3 fasa adalah listrik AC Alternating Current yang menggunakan 3 kawat penghantar yang mempunyai tegangan pada masing-masing Phasenya sama, tetapi berbeda dalam sudut curvenya sebesar 120 2 macam tegangan listrik yang dikenal dalam sistem 3 phase ini, yaitu - Tegangan antar phase Vpp voltage phase to phase atau ada juga yang menggunakan istilah Voltage line to line- Tegangan phase ke neutral Vpn Voltage phase to neutral atau Voltage line to neutral.Menggunakan listrik 3 phase sebenarnya memiliki keuntungan. Keuntungan Listrik 3 phase yaitu - Menyediakan daya listrik yang besar biasanya pada industri menengah dan besar . Industri atau hotel memerlukan daya listrik yang besar sehingga memerlukan jaringan yang banyak. Tapi pada output terakhir untuk pemakaian hanya memerlukan satu phase memilih salah satu dari 3 phase yang ada . Listrik 3 phase biasanya diperlukan untuk menggerakkan motor industri yang memerlukan daya Karena menggunakan tegangan yang lebih tinggi maka arus yang akan mengalir akan lebih rendah untuk daya yang sama. Sehingga untuk daya yang besar, kabel yang digunakan bisa lebih phase • Menghitung luas bangunanHal pertama yang dilakukan adalah menghitung ukuran rumah atau ruangan. Hal ini agar bisa mengetahui berapa panjang kabel-kabel yang dibutuhkan dan juga jalur utama jaringan listrik tersebut. Agar listrik bisa mengalir ke seluruh ruangan pasti membutuhkan kabel-kabel yang cukup untuk mengetahui banyaknya kabel yang dibutuhkan, hal ini bisa juga untuk mengetahui banyak lampu, fitting, serta saklar yang dibutuhkan pada masing-masing ruangan.• Jumlah ruangan yang tersediaMenghitung jumlah ruangan juga diperlukan agar tahu berapa banyak stop kontak yang dibutuhkan. Biasanya, penggunaan stop kontak di suatu ruangan dilihat dari fungsi dan kegunaan ruangan. Pastikan jarak pemasangan stop kontak 125 cm dari lantai agar menghindari stop kontak dari jangkauan anak-anak.• Besar daya listrik yang dibutuhkanHal penting yang harus dilakukan adalah mencari tahu besaran daya listrik yang dibutuhkan agar bisa menentukan ukuran MCB Miniature Circuit Breaker yang digunakan. Komponen ini memiliki fungsi sistem proteksi arus listrik dalam mengantisipasi beban rumah yang cukup luas atau bertingkat, ada baiknya cara instalasi listrik yang baik dibagi menjadi beberapa kelompok dengan menggunakan MCB. Teknik ini juga dikenal sebagai PHB Papan Hubung Bagi yang berfungsi memudahkan perbaikan listrik serta menghindari kerusakan menjalar ke seluruh bagian instalasi listrik.
Download Free DOCXDownload Free PDFSistem 1 fasa adalah sistem instalasi listrik yang menggunakan dua kawatSistem 1 fasa adalah sistem instalasi listrik yang menggunakan dua kawatSistem 1 fasa adalah sistem instalasi listrik yang menggunakan dua kawatSistem 1 fasa adalah sistem instalasi listrik yang menggunakan dua kawatalex MurphyTeori tambahan buat Sistem 1 fasaRelated PapersDASAR DAN PENGUKURAN LISTRIK XAbdul ShobirView PDFTeknik PengukuranLilik WindartoTeknik Pengukuran ElektronbikaView PDFKelas10 dasar pengukuran listrikmohamad irfanndasar pengukuran listrik yaitu hambatan, tegangan, dan arus PDFBahan Ajar Fisika Teknik 2015Ayi HiraseView PDFsma kelas 10 FadlliView PDFFisika_1_Kelas_10_Karyono_ ChoiView PDFKelas10 fisika karyonoRosyad NajdanHarga Eceran Tertinggi HET PDFBAB II PENGUKURAN LISTRIKarief budimanView PDFFisika 1 Karyonoluhur utomoView PDFMATERI DASAR MEKATRONIKARaka SekarriniView PDF
Di era modern saat ini, bisa dibilang manusia tidak bisa hidup tanpa kehadiran listrik. Karena itulah, hampir di setiap bangunan baik rumah, gedung, hotel, kantor, dan sebagainya terdapat instalasi listrik. Berbicara tentang instalasi listrik, dikenal istilah listrik 3 phase. Bagi sebagian orang, istilah ini tidak asing. Namun, bagi Anda yang belum mengenalnya, tulisan ini mungkin bisa membantu. Pengertian dan Kegunaan Listrik 3 Phase Agar listrik dapat dialirkan dengan baik sehingga dapat digunakan untuk mengoperasikan berbagai peralatan, dibutuhkan sebuah sistem instalasi listrik yang baik. Karena listrik juga memiliki potensi untuk menyebabkan kebakaran, maka pemasangan instalasi listrik harus dilakukan dengan hati-hati agar aman dari korsleting atau kebakaran. Meskipun pemasangan instalasi listrik dilakukan oleh teknisi yang sudah ahli di bidangnya, tidak ada salahnya Anda juga memiliki wawasan tentang hal ini, termasuk tentang listrik 3 phase. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui tentang definisi dan Listrik 3 Phase Dalam sebuah instalasi listrik, dibutuhkan dua jenis kawat, yaitu kawat/kabel penghantar untuk sumber tegangan kawat phase dan kawat penghantar netral atau disebut juga kawat ground. Berdasarkan penggunaan kawat inilah dikenal istilah instalasi listrik 1 phase dan 3 penyebutan angka ini didasarkan pada jumlah kawat penghantar yang berfungsi sebagai kawat phase bertegangan. Jadi, instalasi listrik 1 phase adalah jaringan listrik yang menggunakan 2 kabel penghantar, yaitu 1 sebagai kawat phase dan 1 sebagai kabel itu, listrik 3 phase atau disebut juga dengan listrik 3 fasa adalah instalasi listrik yang terdiri dari terdapat 4 buah kabel, yaitu 3 kabel phase bertegangan dan 1 kabel Listrik 3 FasaMasing-masing jenis instalasi listrik memiliki tegangan yang berbeda dan ini berkaitan dengan kegunaannya. Listrik 1 phase pada umumnya memiliki tegangan 220-240 volt s seperti yang banyak digunakan di rumah, kantor, restoran, dan bangunan berskala kecil hingga sedang dengan listrik 1 phase, listrik 3 phase memiliki tegangan lebih tinggi, yaitu 380 volt. Karena itulah, instalasi jenis 3 fase ini banyak digunakan untuk kebutuhan pabrik, industri, hotel, jalan raya, dan kabel PLN yang terpasang di luar bangunan juga menggunakan listrik 3 fase karena harus menyalurkan listrik ke banyak tempat. Akan tetapi, ketika masuk ke rumah-rumah, digunakan listrik 1 phase karena rumah tidak membutuhkan daya yang Menggunakan Listrik 3 FasaSetiap jenis instalasi listrik dibuat dengan tujuan yang berbeda sehingga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam beberapa hal, penggunaan listrik 3 fase memberikan beberapa keuntungan, yaitu Mampu menyediakan daya listrik yang sangat besar yang dibutuhkan oleh pabrik, industri, ataupun hotel. Namun, biasanya listrik 3 fasa digunakan untuk menggerakkan motor yang membutuhkan daya besar, sedangkan pada output akhir, yaitu untuk mengoperasikan peralatan, hanya digunakan 1 dari 3 phase yang yang lebih tinggi menghasilkan arus yang lebih rendah untuk daya yang sama. Karena itu, untuk daya yang besar, tidak dibutuhkan kabel yang besar karena ukuran kabel tergantung pada besar kecilnya arus listrik. Demikianlah penjelasan sekilas mengenai listrik 3 phase. Selain untuk kegiatan industri, sistem 3 phase ini juga bisa digunakan pada dinamo khusus. Dinamo listrik 3 fasa ini sangat berguna bagi Anda yang dalam aktivitasnya menggunakan peralatan dengan daya cukup Anda membutuhkan jenis dinamo 3 fasa dalam jumlah tertentu, segera dapatkan di PT Bina Indojaya, spesialis suku cadang impor dengan jaminan kualitas yang memuaskan dan harga yang ramah. PT Bina Indojaya hanya menjual produknya secara grosir. Untuk lebih jelasnya, kunjungi website resminya di atau datang langsung ke Komplek Harco Mangga Dua Blok E No. 33.